Ras, Negara dan Bangsa
Wednesday, October 10th, 2007Di dunia ini, katanya pembesar2 manusia
di perserikatan bb, exist 6 masalah
besar; 1Perang interntional, 2perang
saudara, 3permasalahan hukum,
4terorisme , 5penjahat internasional dan
6masalah lingkungan.
Kali ini daku pingin bahas ulang dikau2
semua punya makna ttg kata yg diucap
lidah sebagai Negara.
Kita start dari titik yg sama, bahwa
negara itu yg mana kita pelajari dari
sekolah, musti punya rakyat, punya
wilayah, ama punya pemerintahan. Masalah
nantinya pemerintahan itu diakui de
facto dan de jure nya ndak ku bicarakan.
Daku tanya ke anda2 patriot nkri, apa yg
musti dikau lindungi dan pertahankan?
Jawa bannya ya nkri. NKRI itu ya Rakyat
Indonesia (yg utama), lalu wilayah
nusantara serta pemerintahan kita yang sah.
Nah jika pengetahuan dikau2 seperti
jawaban diatas, maka cukuplah aman bagi
daku meneruskan pembicaraan.
Sela njutnya minta tolong kepada dikau2
yang sering pegang pisau, atau potong2
kue, tolong bagilah umat manusia ini
menjadi 3 bagian.
Coba bandingkan dengan pembagian yang
daku dapatkan, pembagian pertama
berdasark an ras, kedua berdasarkan
keneg araan dan yang ketiga berdasarkan
ethni s.
Pembagian berdasarkan ras ini ialah yang
dari sejak kau lahir ampe kau mati pada
dasarnya kagak berubah. Kayak dikau jadi
orang kulit hitam maka pas dikau mati
dikau kagak bakalan jadi orang kulit putih.
Kedua yaitu kenegaraan. Kalo ini mah
dikau2 tahu, urusannya politis. Jadi
pada dasarnya dikau2 boleh milih mau
jadi warga negara mana, dengan
konsekuens i yang bakalan dikau terima.
Misalnya dikau tinggal di indonesia
sebagai warga negara amerika maka jangan
mimpi jadi presiden kita2.
Ketiga yaitu berdasarkan bangsa. Ini mah
bisa dibilang berdasarkan sejarah serta
takdir. Sejujurnya, ini yang mau daku
silang pikiran ama dikau2.
Dunia rawan perang saat ini, yaitu
perang antar bangsa. Kayak bangsa di
Irak, atau perang ampai bongkotan
palesti ne ama bangsa yahudi.
Sebenarny a bangsa itu apaan hayo?
bangsa itu 1ada ikatan darah, 2ada
persamaan wilayah, 3ada persamaan
bahasa, 4ada ikatan keagamaan dan 5jika
muktahir maka ada wadah pemerintahan.
Tun tutan dunia saat ini sebenarnya cukup
jelas terdengar, yang menghiraukan maka
hancur belurlah wilayah itu. Yaitu
tuntutan yang entah dari mana asalnya,
yaitu tuntutan berupa Satu Bangsa Satu
Negara.
D i dunia ini setelah pd 2 pernah ada 3
negara besar multi bangsa. 1USSR
multi-natio nal state, 2USA multi-ethnics
Sta te, 3RRC dari multi-national state
menjadi multi-ethnics state.
Hasilnya ya seperti dikau tahu, bahwa
multi-natio nal state hancur lebur dan
multi-ethnics state exist ame saat ini.
Contohnya; terbukti tidak berhasil
mengabad ikan persatuan USSR dimana
bangsa ukraina dengan wilayahnya dan
rakyatnya, dengan bangsa misalnya
kazakhst an yang disertai dengan
wilayahnya dan dengan rakyatnya.
Terbuk ti berhasil dimana suatu negara
bagian Texas, yang didalamnya mungkin
terdapat ethnis ukraina, ethnis
kazakhstan , china dll untuk bersama
hidup sebagai wn amerika sbg bangsa amerika.
Bagaiman akah dengan nusantara kita.
Bukankah kita multi suku bangsa, multi
etnis, memiliki ribuan bahasa, ribuan
khasanah budaya, yang hasilnya ialah
adanya jutaan sumber pemecah persatuan.
Kita tidak boleh menjadi hancur lebur
seperti ussr tapi apakah kita harus
seperti usa?
Kita harus menjadi diri kita, kembali
kepada identitas nusantara, bangsa ini.
Masalah persatuan harus sudah kita
tetapkan dihati sanubari, bahwa bangsa
indonesia itu bangsa multi suku-bangsa,
mult i segalanya tetapi exist sebagai
satu negara satu bangsa satu bahasa.
Dan ini ialah suratan takdir Ilahi
Rabbi, coba lihat sejarah nusantara,
yang mana persatuan multi-suku itu sudah
berkali2 menjadi jati diri kita, dan itu
ialah bentuk terbaik bangsa dan negara
nusantara ini. Walaupun saat ini
malaysia diluar wilayah kita, brunei
beda pemerintahan dengan kita, mindanao
di bawah bendera bangsa lain, serta
wilayah2 yang dulunya milik nusantara
sekaran g menjadi terpecah belah, tapi
hati sanubari kita harus tetaplah satu.